resonansi.co.id – Usai menikmati jeda kompetisi, Borneo FC Samarinda kembali menggelar latihan bersama di Borneo FC Training Centre (BTC), kawasan Sempaja Selatan, Senin (6/10/2025) sore.
Sesi ini menjadi latihan perdana setelah para pemain mendapat waktu rehat beberapa hari, menyusul penundaan laga kontra Malut United FC yang semula dijadwalkan 4 Oktober menjadi 28 Desember 2025 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, menyebut masa libur kali ini datang di waktu yang tepat. Ia menilai jeda singkat tersebut memberikan ruang bagi pemain untuk memulihkan kebugaran sekaligus memperkuat kembali fokus tim menghadapi laga berikutnya.
“Kita ambil liburan ini di momen yang bagus. Karena pertandingan melawan Malut United ditunda, anak-anak bisa refreshing dengan keluarga. Sekarang kita mulai lagi dengan beberapa sesi latihan untuk meningkatkan fisik,” ujar Fabio kepada Presisi.co.
Pelatih asal Brasil itu menegaskan fokus utama tim kini tertuju pada pertandingan kontra Persik Kediri, yang akan digelar di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (18/10/2025).
Namun, Fabio mengakui belum semua pemain bergabung dalam latihan perdana kali ini. Sejumlah pemain masih menjalani pemanggilan tim nasional (Timnas) Indonesia di berbagai level usia.
“Ada beberapa pemain yang belum gabung karena dipanggil Timnas. Mereka baru bisa kembali minggu depan,” jelasnya.
Soal dua laga tunda yang dialami Borneo FC — melawan Persib Bandung dan Malut United — Fabio menilai hal itu sebagai bagian dari dinamika kompetisi yang harus diterima semua klub.
“Seharusnya konsekuensinya sama untuk semua tim. Tapi yang pertama lawan Persib ditunda karena masalah keamanan, dan yang kedua karena pemain dipanggil Timnas. Itu di luar kendali kita, jadi tidak masalah,” katanya menambahkan.
Meski jadwal padat dan penundaan laga menjadi tantangan tersendiri, Pesut Etam kini tengah dalam performa terbaik. Hingga pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026, Borneo FC mencatat rekor tak terkalahkan dengan enam kemenangan beruntun. Mereka kokoh di puncak klasemen dengan 18 poin, unggul atas Persita Tangerang (13 poin) dan PSIM Yogyakarta (12 poin).
Dengan tren positif ini, Fabio berharap momentum kemenangan tetap terjaga hingga laga kandang melawan Persik Kediri sekaligus menjadi penegasan dominasi Borneo FC di awal musim.





