Resonansi.co.id – Antusiasme pengendara yang melintas di Jalan Dr Soetomo, Kota Samarinda, tampak tinggi saat menerima takjil yang dibagikan pengurus Gerakan Bela Negara (GBN) Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (27/2/2026) sore. Meski sempat memicu perlambatan arus lalu lintas, para pengendara tetap tertib mengantre di pinggir jalan untuk mendapatkan paket berbuka puasa tersebut.
Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian aksi Ramadan yang diinisiasi organisasi tersebut. Wakil Ketua GBN Provinsi Kalimantan Timur Rudi Hartono mengatakan pembagian takjil merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan dan warga Samarinda.
“Jadi hari ini adalah bagian dari kegiatan sosial dan keagamaan kami. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bermanfaat bagi masyarakat, terutama di Kota Samarinda. Kegiatan ini diprakarsai oleh rekan-rekan secara swadaya dan mandiri,” ujarnya kepada wartawan.
Dalam kegiatan perdana tersebut, GBN Kaltim menyalurkan sekitar 1.000 paket takjil. Rudi berharap langkah kecil ini dapat menginspirasi komunitas maupun organisasi lain untuk turut berbagi selama bulan suci Ramadan.
“Mudah-mudahan ada pihak-pihak lain yang ingin melakukan hal yang sama sehingga kita bisa bersama-sama memberikan kontribusi kepada masyarakat Kota Samarinda,” katanya.
Ia menegaskan, kegiatan sosial tidak akan berhenti pada momentum ini saja. GBN Kaltim berencana menjadikannya sebagai agenda rutin dengan ragam kegiatan yang lebih luas.
“Insyaallah kegiatan sosial seperti ini akan rutin kami laksanakan. Bentuknya bisa berbeda-beda, mulai dari pembagian takjil, kegiatan keagamaan, hingga kegiatan sosial lainnya,” jelas Rudi.
Selain itu, organisasi juga menyiapkan program penanaman pohon sebagai bagian dari kontribusi terhadap lingkungan di Kalimantan Timur, khususnya Samarinda.
“Kami juga merencanakan penanaman pohon untuk mewujudkan Samarinda yang teduh, rapi, asri, dan nyaman,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Rudi menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat dan berharap seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT.
Sementara itu, perwakilan GBN Kota Samarinda Edwin Derry Mahatma menegaskan pihaknya tengah menyusun program kerja yang akan disinergikan dengan Pemerintah Kota Samarinda, terutama di bidang sosial kemasyarakatan.
“Memang kegiatan seperti ini nanti akan rutin kami laksanakan, termasuk kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Saat ini kami juga sedang menyusun program kerja yang akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda,” ujarnya.
Edwin menambahkan, ke depan GBN Kota Samarinda tidak hanya fokus pada pembagian takjil, tetapi juga berbagai program sosial dan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (*)






