Menggaungkan Suara Masa Kini

Panji Diduga Terpisah oleh Ibunya, Anakan Orangutan di Kutim Diamankan BKSDA Kaltim dan CAN Borneo

Terbit Sabtu, 14 Februari 2026
Foto : Petugas CAN Borneo dan BKSDA saat menggendong Anakan Orangutan Bernama Panji.(Dok.CAN Borneo)

Resonansi.co.id – Akun resmi media sosial Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur (BKSDA Kaltim) memposting adanya evakuasi se-ekor anakan orangutan yang tersesat memasuki kawasan permukiman warga di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Provinsi Kalimantan Timur.

Diakun tersebut, Diinformasikan pada hari Kamis 12 Februari 2026, Call Center BKSDA Kaltim mendapatkan laporan dari Petugas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Kutim terkait munculnya keberadaan orangutan di Desa Rawa Indah, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai timur.

Menindaklanjuti laporan yang masuk, pada Jumat 13 Februari 2026, Tim Seksi KSDA Wilayah II Tenggarong bersama tim Conservation Action Network (CAN) dan warga setempat langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Hasilnya, tim menemukan se-ekor anakan orangutan yang sedang tertidur di atas pohon mangga di pekarangan warga sekitar.

Berdasarkan pemeriksaan awal, anak orangutan tersebut diperkirakan berusia sekitar 15 bulan, berjenis kelamin jantan, dan menunjukkan perilaku agresif. Setelah berhasil dievakuasi, satwa itu langsung dibawa ke pusat penyelamatan satwa (PPS) Long Sam yang dikelola CAN untuk menjalani pengecekan kesehatan serta penanganan lebih lanjut lagi.

Direktur Conservation Action Network (CAN) Borneo, Paulinus Kristianto menyampaikan bayi orangutan tersebut kemungkinan terpisah dari induknya.

“Bayi orangutan ini kemungkinan terpisah dengan ibunya, sehingga berusaha bertahan hidup dengan mencari makan ke pohon buah mangga yang berada di pekarangan warga,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (14/02/2026).

Paulianus menekankan pentingnya peran call center BKSDA dalam menangani kejadian seperti ini. Menurutnya dia, dengan ini masyarakat diharapkan segera melapor dan tidak bertindak sendiri apabila menemukan satwa liar yang masuk ke area permukiman.

“Jika ada kejadian begini warga dapat segera melapor dan tidak bertindak sendiri. Sehingga upaya gerak cepat tim penyelamatan dapat sangat efektif,” tambahnya.

Dalam penutupnya, Dia menyebut anakan orangutan tersebut diketahui bernama Panji dan saat ini berada dalam pengawasan tim medis di PPS Long Sam untuk proses rehabilitasi lebih lanjut. (*)

Penulis: Muhammad Farikhin
Editor: Redaksi

Bagikan:

BERITA TERKAIT

daftar slotmantap

slotmantap alternatif

slotmantap link

slotmantap

slot mantap