Resonansi.co.id – Kasus video asusila yang melibatkan dua pelajar di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berakhir dengan kesepakatan damai antara kedua keluarga. Meski demikian, aparat kepolisian memastikan proses pendalaman tetap berjalan, khususnya untuk mengungkap pihak yang merekam dan menyebarkan video tersebut.
Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, membenarkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi pemeran dalam video yang sempat beredar luas dan menjadi perbincangan warga.
“Benar, dua pelajar dalam video tersebut merupakan siswa di salah satu sekolah di Loa Janan,” ujarnya, Sabtu (13/2/2026).
Ia menjelaskan, setelah menerima informasi, polisi segera berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan identitas dalam rekaman. Kedua pelajar bersama orang tua masing-masing kemudian dimintai klarifikasi di Mapolsek Loa Janan.
Menurut Dalimunthe, pertemuan berlangsung kondusif. Kedua keluarga sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dengan mempertimbangkan masa depan anak-anak mereka.
“Mereka sepakat berdamai dan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Bahkan keluarga berencana menikahkan keduanya,” jelasnya.
Meski telah tercapai kesepakatan damai, polisi menegaskan proses hukum tidak berhenti. Fokus penyelidikan kini diarahkan untuk menelusuri pihak yang merekam maupun pertama kali menyebarkan video bermuatan asusila tersebut.
“Masih dilakukan pendalaman terkait siapa yang merekam maupun yang menyebarkan,” tegasnya.
Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pelajar dan orang tua, agar lebih bijak menggunakan gawai dan media sosial guna mencegah kasus serupa terulang di kemudian hari. (*)





