Menggaungkan Suara Masa Kini

Patrick Kluivert Puji Performa Apik Nadeo Argawinata di Borneo FC Samarinda

Terbit Selasa, 7 Oktober 2025
Kiper andalan Borneo FC Samarinda, Nadeo Argawinata. Dipuji Patrick Kluivert atas Gemilangnya Penampilan di BRI Super Leuge 2025/2026.

resonansi.co.id – Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memuji performa Nadeo Argawinata bersama Borneo FC Samarinda di Super League 2025/2026. Nadeo kembali dipanggil memperkuat Garuda menggantikan Emil Audero yang cedera.

Kembalinya Nadeo ke tim nasional bukan tanpa alasan. Performa gemilangnya di BRI Super League 2025/2026, di mana ia membawa Borneo FC memuncaki klasemen sementara dengan enam kemenangan beruntun, menjadi alasan utama pemanggilan tersebut.

“Ya, Emil absen. Maarten tentu ikut. Tapi Nadeo, yang tampil sangat baik di Borneo, kapten juga. Mereka sekarang di posisi pertama liga. Jadi ini kompetisi yang bagus untuk Maarten dan juga untuk Nadeo. Dan itulah yang kami inginkan,” ujar Kluivert dalam video resmi yang dirilis PSSI, Selasa (7/10/2025).

Absennya Emil Audero, yang mengalami cedera otot betis saat pemanasan bersama Cremonese di Liga Italia, menjadi momentum bagi Nadeo untuk kembali menunjukkan kualitasnya di level internasional. Ia akan bersaing sehat dengan Maarten Paes, Ernando Ari, dan Reza Arya Pratama.

Meski sudah dua tahun tak berseragam Garuda—terakhir saat Indonesia kalah 1–5 dari Irak—Nadeo tetap menjadi figur penting di ruang ganti tim. Ia kini mengoleksi 24 caps internasional bersama Indonesia.

Kluivert menilai, kehadiran Nadeo bukan sekadar pelengkap, melainkan simbol kontinuitas dan mental juara yang sedang tumbuh di timnas.

“Kami ingin ada kompetisi sehat di setiap posisi, termasuk kiper. Itu penting agar performa tim tetap tajam,” ujar mantan bintang Barcelona itu.

Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga penentuan melawan Arab Saudi pada Kamis (9/10) dan Irak pada Minggu (12/10), keduanya di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah.

Dua pertandingan tersebut akan menjadi penentu langkah Indonesia menuju Piala Dunia 2026. Hanya dua tim teratas di setiap grup yang lolos langsung, sementara posisi ketiga harus melalui babak tambahan.

Bagi Nadeo, panggilan ini menjadi kesempatan emas untuk membuktikan bahwa performa stabilnya di Pesut Etam bukan hanya pantas untuk panggung domestik, tapi juga layak diakui di level dunia.

Editor: Redaksi

Bagikan:

BERITA TERKAIT

daftar slotmantap

slotmantap alternatif

slotmantap link

slotmantap

slot mantap