Resonansi.co.id – Sebuah rumah tunggal di kawasan Perum Korpri Blok C8, Jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, dilalap api pada Rabu (21/1/2026) dini hari. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.50 Wita dan menghanguskan satu bangunan rumah yang dihuni satu kepala keluarga dengan tiga jiwa.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menyampaikan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima melalui Pusat Komunikasi (Puskom) Disdamkarmat pada pukul 03.50 Wita. Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Begitu menerima informasi dari Puskom, tim Regu 1 langsung berangkat pukul 04.00 Wita dan tiba di lokasi hanya dalam waktu tiga menit,” ujar Hendra dalam laporan penyampaian sementara kejadian kebakaran.
Api diketahui membakar satu unit rumah tunggal dengan luas area terdampak sekitar 10 meter kali 20 meter. Meski kebakaran cukup menghanguskan bangunan, Disdamkarmat memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Penghuni rumah berjumlah satu KK dengan tiga jiwa. Alhamdulillah seluruh penghuni dalam kondisi selamat dan tidak ada korban luka maupun meninggal dunia,” jelas Hendra.
Setibanya di lokasi pada pukul 04.03 Wita, petugas langsung melakukan persiapan pemadaman. Operasi pemadaman resmi dimulai pukul 04.06 Wita dan berlangsung hingga pukul 05.00 Wita. Total durasi operasi pemadaman dan pendinginan tercatat selama satu jam.
Dalam proses penanganan kebakaran, Disdamkarmat Kota Samarinda mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran dengan total 12 personel. Pengerahan dilakukan secara bertahap untuk memastikan api dapat dikendalikan dengan cepat dan tidak merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman padat tersebut.
“Pada tahap pertama, kami menurunkan tiga unit dari Posko 10, terdiri dari dua fire truck dan satu unit URC dengan tujuh personel. Selanjutnya ditambah satu unit fire truck dari Posko 4 dengan lima personel,” terang Hendra.
Selain unit Disdamkarmat, penanganan kebakaran juga melibatkan unsur relawan pemadam kebakaran (Redkar), pemadam kebakaran swasta, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus pengamanan lokasi.
Dari sisi keamanan, aparat kepolisian dan unsur pengamanan wilayah turut diterjunkan. Personel dari Polsek Sungai Kunjang, Satlantas Polresta Samarinda, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Patroli Beat 110, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan Kota Samarinda tampak berjaga di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, tim kesehatan juga disiagakan sebagai langkah antisipasi. PMI Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda, Samarinda Siaga 112, serta Emergency Medical Team Samarinda berada di lokasi untuk memastikan kondisi korban dan petugas tetap aman selama operasi berlangsung.
Hendra menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi petugas di lapangan adalah keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kejadian. Namun demikian, kendala tersebut dapat diatasi dengan koordinasi antarunit sehingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
“Meski sempat terkendala minimnya sumber air, operasi tetap berjalan lancar dan situasi dapat kami kendalikan hingga dinyatakan aman,” ujarnya.
Terkait penyebab kebakaran, Disdamkarmat menduga api berasal dari arus pendek listrik. Namun kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
“Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Untuk kepastiannya, kami menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian,” kata Hendra.
Pasca kejadian, situasi di lokasi kebakaran dinyatakan TKA (Terkendali, Kondusif, dan Aman). Disdamkarmat Kota Samarinda kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan instalasi listrik yang tidak standar.
“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, tidak menggunakan sambungan berlebihan, serta memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman, terutama pada malam hari,” pungkasnya. (*)





