Samarinda, Resonansi.co.id — Borneo FC Samarinda tengah berdiri di ambang sejarah. Sembilan kemenangan beruntun sudah dikantongi, dan satu kemenangan lagi akan membawa Pesut Etam menorehkan catatan sempurna sepuluh kemenangan beruntun di pentas BRI Super League 2025/2026. Sebuah prestasi yang belum pernah diraih klub manapun di Indonesia.
Momentum itu bisa terjadi pada laga tandang melawan Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu 9 November 2025 malam.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, memilih pendekatan sederhana untuk menjaga performa timnya. Ia tidak ingin anak asuhnya terlena oleh angka atau rekor, melainkan tetap fokus pada pemulihan dan kesiapan menghadapi lawan.
“Kita semua tahu perjalanan ke Padang cukup panjang, jadi fokus kami sekarang adalah menjaga kondisi pemain agar tetap fit,” ujar Fabio saat ditemui di Samarinda, Kamis 6 November 2025.
Sehari sebelum keberangkatan, skuad Borneo menjalani latihan ringan di Borneo Training Centre, dengan porsi latihan lebih banyak difokuskan pada pemulihan otot dan menjaga kebugaran.
“Sekarang bukan soal berapa banyak latihan yang dilakukan, tapi bagaimana pemain bisa tetap bugar dan siap bekerja di lapangan,” tambahnya.
Kemenangan besar 4-0 atas Dewa United pada Rabu 5 November lalu menjadi penegas betapa solidnya tim ini. Empat gol yang lahir dari Christophe Nduwarugira, Joel Vinicius, dan dua torehan Mariano Peralta Bauer memperpanjang tren positif mereka menjadi sembilan kemenangan tanpa putus.
Sementara Semen Padang berada di posisi terbawah klasemen dengan hanya empat poin, Fabio mengingatkan pentingnya kewaspadaan. Dalam sepak bola, katanya, rekor hanya bertahan selama tim masih mau bekerja keras.
“Kita tidak boleh meremehkan siapa pun. Setiap pertandingan sama pentingnya dan harus kita kerjakan dengan serius,” ucapnya.
Borneo FC kini bukan sekadar mengejar tiga poin, melainkan sejarah. Jika mampu menumbangkan Semen Padang, mereka akan menorehkan capaian yang bisa dikenang sebagai salah satu periode terbaik klub dalam sejarah sepak bola Indonesia. (*)





