Resonansi.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Timur mengeluarkan update peringatan dini cuaca pada Senin, 9 Februari 2026, pukul 17.00 Wita. Sejumlah wilayah di Kalimantan Timur berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Berdasarkan informasi Prakirawan BMKG Kalimantan Timur, kondisi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 17.10 Wita di beberapa wilayah terdampak awal.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Paser, khususnya Kecamatan Long Ikis. Sementara di Kabupaten Kutai Kartanegara, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Kecamatan Loa Janan dan Sanga-Sanga.
Untuk wilayah perkotaan, Kota Samarinda juga masuk dalam zona peringatan dini, terutama di Kecamatan Palaran dan wilayah sekitarnya.
BMKG juga menyebutkan bahwa potensi hujan disertai kilat dan angin kencang ini dapat meluas ke sejumlah wilayah lainnya. Di Kabupaten Paser, perluasan potensi hujan diprakirakan mencakup Kecamatan Long Kali.
Sementara di Kabupaten Kutai Kartanegara, hujan berpotensi meluas ke Kecamatan Loa Kulu, Anggana, Tenggarong, serta Tenggarong Seberang.
Adapun di Kota Samarinda, wilayah yang berpotensi terdampak meluas meliputi Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda Ulu, Samarinda Ilir, Samarinda Utara, Sungai Kunjang, Sambutan, Sungai Pinang, Samarinda Kota, hingga Loa Janan Ilir dan sekitarnya.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 19.10 Wita.
Seiring dengan peringatan dini ini, BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan, seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan jarak pandang akibat hujan lebat.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, khususnya pengendara dan warga di wilayah rawan banjir atau pepohonan tinggi, diminta untuk berhati-hati dan menghindari lokasi yang berisiko saat hujan disertai angin kencang dan petir.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, termasuk layanan nowcasting pada laman resmi BMKG, guna memperoleh pembaruan cuaca secara real time. (*)





