Resonansi.co.id – Avatar 3 secara resmi diumumkan dengan judul Avatar: Fire and Ash dan dijadwalkan tayang pada 19 Desember 2025. Pengumuman ini disampaikan setelah trailer perdananya diputar eksklusif di bioskop sebelum film The Fantastic Four: First Steps.
Trailer perdana menampilkan pengenalan klan Na’vi baru bernama Ash Clan yang mendiami wilayah vulkanik di planet Pandora. Suku ini dipimpin oleh Varang, diperankan oleh Oona Chaplin, dan digambarkan sebagai kelompok yang lebih agresif serta menjadi pusat konflik utama dalam film.
Beberapa adegan aksi dalam trailer menyoroti kemampuan bertempur dengan elemen api dan senjata yang tampak memanfaatkan kekuatan vulkanik. Karakter ikonik seperti Jake Sully, Neytiri, dan keluarga mereka turut kembali muncul dalam sekuel ini.
Cerita dalam Fire and Ash menggambarkan ketegangan yang semakin meningkat di antara berbagai suku Na’vi. Selain Ash Clan, turut diperkenalkan pula kelompok Metkayina dan Wind Traders, sebuah suku nomaden baru di Pandora. Konflik tidak lagi semata-mata antara manusia dan Na’vi, melainkan juga dari perpecahan internal budaya antar suku.
Kemunculan kembali tokoh antagonis Colonel Quaritch yang kini menjadi bagian dari Ash Clan menambah dimensi baru dalam narasi film ini, menandai eskalasi konflik yang lebih kompleks dari sebelumnya.
Film ini disutradarai oleh James Cameron dan telah melalui proses produksi panjang yang dilakukan bersamaan dengan Avatar: The Way of Water. Syuting berlangsung sejak 2017 hingga akhir 2020, dengan beberapa kali penyesuaian jadwal sebelum akhirnya menetapkan rilis resmi pada Desember 2025.
Dengan pengenalan suku Ash yang penuh konfrontasi dan visual khas Pandora yang memukau, Avatar: Fire and Ash diprediksi menjadi salah satu film terbesar di penghujung 2025. Trailer teaternya akan dirilis secara luas secara daring pada akhir Juli, menjelang pemutaran global akhir tahun ini. (*)





