Menggaungkan Suara Masa Kini

TPI dan SPBUN Jadi Fokus DKP Kukar dalam Penguatan Infrastruktur Perikanan

Terbit Selasa, 15 April 2025
Kepala DKP Kukar, Muslik. (Istimewa)

Tenggarong, Resonansi.co.id — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara menetapkan prioritas penguatan fasilitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN) sebagai langkah utama pada 2025.

Kepala DKP Kukar, Muslik, menyatakan bahwa langkah ini penting untuk memastikan seluruh sarana yang telah dibangun dapat beroperasi secara maksimal dan dimanfaatkan dengan optimal oleh nelayan dan pelaku usaha perikanan.

“Prioritas kita di tahun 2025 adalah melakukan penguatan terhadap fasilitas sarana-prasarana yang sudah ada. Salah satu contohnya adalah TPI dan SPBUN,” ujar Muslik.

Ia menyoroti masih adanya TPI yang belum berfungsi secara maksimal. Oleh karena itu, DKP berkomitmen mendorong optimalisasi pemanfaatan sebelum membangun fasilitas baru.

“Kita punya PR besar untuk memastikan TPI yang sudah kita bangun itu benar-benar berfungsi. Jangan sampai hanya dibangun tapi tidak dimanfaatkan,” tambahnya.

Langkah penguatan juga termasuk peningkatan kualitas layanan SPBUN. Fasilitas ini menjadi elemen vital dalam mendukung aktivitas nelayan, terutama dalam menjaga efisiensi operasional.

Muslik menegaskan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan agar pengelolaan fasilitas bisa berjalan sinergis.

DKP Kukar juga mendorong keterlibatan pelaku usaha perikanan dan lembaga pendukung agar TPI dan SPBUN tidak hanya sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga sistem layanan yang terintegrasi.

“Kalau infrastrukturnya kuat dan dimanfaatkan, otomatis aktivitas ekonomi perikanan juga akan meningkat,” katanya. Penguatan infrastruktur ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah DKP dalam membangun sektor perikanan tangkap yang efisien, modern, dan berkelanjutan. (*)

Editor: Redaksi

Bagikan:

BERITA TERKAIT

daftar slotmantap

slotmantap alternatif

slotmantap link

slotmantap

slot mantap