Resonansi.co.id – Tim SAR gabungan masih berupaya mencari MF (18), remaja yang dilaporkan hilang di Sungai Karang Mumus, Samarinda. Hingga hari kedua (24/10/2025), korban belum berhasil ditemukan meski radius pencarian diperluas hingga 5 kilometer ke arah hilir.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menyebut derasnya arus sungai menjadi tantangan utama.
“Awalnya hanya 2 kilometer, tetapi karena arus deras kita tambah jadi 5 kilometer. Hasilnya masih nihil,” ujarnya.
Keluarga korban diizinkan ikut menyusuri sungai dengan pengawasan ketat.
“Kita ikutkan agar keluarga mendapat ketenangan bahwa pencarian sungguh dilakukan,” kata Mardi.
Korban dilaporkan hanyut ketika mandi di sungai pada (23/10/2025).
“Temannya sempat mau menolong tapi tidak mampu. Korban terbawa arus dan dicurigai tenggelam,” jelasnya.
Pencarian akan dilanjutkan dengan penyisiran detail pada titik-titik potensial sepanjang aliran sungai menuju hilir. (*)





