Menggaungkan Suara Masa Kini

Maulid Nabi di Ponpes An-Nadwah Samarinda Hadirkan Ulama Yaman, Mahasiswa KKN MBKM UINSI Ikut Terlibat

Terbit Kamis, 27 Agustus 2026
Maulid Nabi di Ponpes An-Nadwah Samarinda Hadirkan Ulama Yaman, Mahasiswa KKN MBKM UINSI Ikut Terlibat.

SAMARINDA – Suasana khidmat mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pondok Pesantren An-Nadwah, Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda, Sabtu (22/8/2026).

Peringatan tersebut diikuti para santri, pengurus pesantren, masyarakat, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKN MBKM) dari Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.

Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari keterlibatan mereka selama menjalankan program pengabdian kepada masyarakat melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UINSI Samarinda.

Ada hal yang membuat peringatan Maulid Nabi kali ini semakin istimewa. Ponpes An-Nadwah menghadirkan ulama asal Yaman, Prof. Dr. Alawi Hamid bin Syihab, sebagai pengisi tausiah.

Di hadapan para santri dan masyarakat, Alawi mengajak jamaah menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk lebih mengenal Rasulullah SAW, termasuk keluarga dan perjalanan kehidupan beliau.

“Maulid Nabi adalah kesempatan kita untuk mengenal Nabi lebih dalam. Tentang siapa keluarga beliau, tentang bagaimana Abdul Mutallib, tentang bagaimana itu Abu Thalib, tentang bagaimana keluarga-keluarga Nabi sallallahu alaihi wasallam,” katanya.

Menurutnya, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya disampaikan melalui ucapan. Kecintaan tersebut harus tercermin dalam sikap dan perilaku dengan mengikuti ajaran Rasulullah SAW.

“Kalau kita mengaku cinta kepada Nabi, bukan hanya sekadar daripada ucapan saja tapi juga dengan perbuatan kita mengikuti Nabi sallallahu alaihi wasallam,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu inti tausiah yang disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi. Para santri dan masyarakat pun mendapat kesempatan untuk kembali mendalami nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.

Bagi mahasiswa KKN MBKM, keterlibatan dalam kegiatan keagamaan ini tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas selama berada di tengah masyarakat. Mereka juga memperoleh pengalaman dalam membangun komunikasi dan bekerja bersama berbagai unsur masyarakat.

Mulai dari berinteraksi dengan santri, pengurus pesantren hingga warga sekitar menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa selama menjalankan pengabdian.

Peringatan Maulid Nabi di Ponpes An-Nadwah pun menjadi ruang pertemuan antara dunia kampus, pesantren dan masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari syiar Islam di Kelurahan Bukit Pinang.

Kehadiran ulama asal Yaman memberikan nuansa tersendiri dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus menjadi pengalaman keagamaan bagi para santri, masyarakat dan mahasiswa KKN MBKM UINSI Samarinda. (*/)

Bagikan:

BERITA TERKAIT

daftar slotmantap

slotmantap alternatif

slotmantap link

slotmantap

slot mantap